Rupiah Menguat Usai BI Rate Naik Jadi 5,25%
Tim Riset Bloomberg Technoz
20 May 2026 15:04

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah akhirnya menunjukkan ruang bernapas setelah Bank Indonesia mengambil langkah agresif dengan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 50 basis poin (bps) menjadi 5,25%.
Pada perdagangan hari ini, Rabu (20/5/2026), rupiah menguat 0,57% ke Rp17.605 per dolar AS pada pukul 15:00 WIB. Menandai respons positif pasar terhadap upaya otoritas moneter meredam tekanan eksternal dan memulihkan kepercayaan investor.
Penguatan rupiah ini menjadi sinyal bahwa pasar menyambut langkah tegas BI yang sebelumnya dinilai tertinggal dalam merespons gejolak global.
Dalam beberapa pekan terakhir, tekanan terhadap rupiah terus meningkat akibat kombinasi lonjakan yield US Treasury, penguatan dolar AS, serta kenaikan harga minyak dunia yang dipicu tensi geopolitik di Timur Tengah. Situasi tersebut mendorong arus keluar modal dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
Kenaikan BI Rate sebesar 50 bps menjadi langkah yang lebih agresif dibanding ekspektasi sebagian pelaku pasar yang sebelumnya memperkirakan pengetatan hanya sebesar 25 basis poin. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas, Fakhrul Fulvian menjadi satu-satunya ekonom yang memperkirakan kenaikan BI Rate sebesar 50 bps.






























