Logo Bloomberg Technoz

Konsumen Ogah Beli Smartphone Baru, Pasar Smartphone RI Lesu

Merinda Faradianti
21 May 2026 12:05

Suasana penjualan perangkat HP smartphone di pusat elektronik ITC Kuningan. Dok: Merinda Faradianti/Bloomberg Technoz
Suasana penjualan perangkat HP smartphone di pusat elektronik ITC Kuningan. Dok: Merinda Faradianti/Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar smartphone Indonesia mengalami perlambatan pada kuartal pertama 2026 seiring meningkatnya tekanan harga perangkat dan kecenderungan konsumen menunda pembelian ponsel baru.

Laporan terbaru Counterpoint Research mencatat, pengiriman smartphone di Indonesia turun 9% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Q1 2026 ini. Kenaikan biaya komponen global dan melemahnya daya beli membuat konsumen semakin berhati-hati melakukan upgrade perangkat.

“Walau  ekonomi Indonesia mencapai angka tertinggi dalam  14 kuartal, didorong pengeluaran pemerintah dan pergeseran musim perayaan kuartal pertama yang meningkatkan konsumsi domestik, pasar smartphone menurun,” kata Analis Senior Shilpi Jain, dikutip Kamis (21/5/2026).


Dalam laporan yang sama menyebutkan, OPPO berhasil mempertahankan posisi kepemimpinannya di pasar smartphone Indonesia meski data pengirimannya turun 24% yoy

Counterpoint menyebut, OPPO masih ditopang oleh portofolio kelas menengah yang diperluas, termasuk seri A, yang membantu meredam dampak kenaikan harga komponen.