Logo Bloomberg Technoz

Saling Gertak, Trump Sebut Dialog AS-Iran Masuk Tahap Akhir

News
21 May 2026 08:40

Donald Trump. Bloomberg
Donald Trump. Bloomberg

Courtney McBride dan Patrick Sykes - Bloomberg News

Bloomberg, Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling melempar ancaman eskalasi militer pada Rabu (20/5). Kebuntuan konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung selama berminggu-minggu ini masih terus berlanjut tanpa ada tanda-tanda resolusi damai yang jelas.

Presiden AS Donald Trump menyatakan kepada para jurnalis bahwa AS kini berada dalam "tahap akhir" negosiasi dengan Iran. Klaim tersebut sempat memicu harapan para investor bahwa kesepakatan damai sudah dekat, yang langsung membuat pasar obligasi AS (Treasury) melonjak dan harga minyak mentah dunia turun tajam.


Namun, di saat yang sama, Trump kembali menegaskan janjinya untuk meluncurkan kembali serangan militer dalam beberapa hari ke depan jika Iran tidak menyetujui syarat-syarat yang diajukan AS. Ancaman ini sudah berulang kali ia gaungkan sejak gencatan senjata dimulai. Trump memang kerap mengklaim kedua belah pihak sudah dekat dengan kesepakatan, meski hingga kini belum ada bukti nyata di lapangan.

"Kami akan mencapai kesepakatan atau kita akan melakukan beberapa hal yang sedikit buruk," gertak Trump. "Tetapi mudah-mudahan hal buruk itu tidak terjadi."