Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Soal Badan Ekspor SDA: Hindari Potensi Underinvoicing

Muhammad Fikri
21 May 2026 12:40

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa pembentukan badan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) dilakukan untuk menghindari potensi underinvoicing yang kerap terjadi dalam praktek ekspor SDA. 

“Jadi lembaga yang dibentuk Presiden ini menghilangkan secara struktural potensi tadi. Kalau Anda tanya saya untung apa enggak? Saya untung banyak. Ini untuk greater good,” kata Purbaya di kompleks parlemen, Kamis (21/5/2026).

Menurut Purbaya, dengan adanya kebijakan ini, Indonesia dapat memperoleh tambahan penerimaan.


Menurut Purbaya, saat Presiden Prabowo Subianto membicarakan terkait underinvoicing, Purbaya mendatang National SIngle Window (NSW) dan membentuk tim khusus dengan AI untuk melihat apakah benar di industri sawit ada under-invoicing.

“Saya pilih 10 perusahaan eksportir CPO. Saya cek pengapalannya satu per satu. Perusahaan Indonesia kirim ke anak perusahaan di Singapura. Barangnya kemudian dijual lagi ke Amerika,” kata Purbaya.