Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Tinggi, Pejabat The Fed Pilih Tahan Suku Bunga

News
20 May 2026 08:10

Gubernur Federal Reserve (The Fed) Bank of Philadelphia, Anna Paulson. (Bloomberg)
Gubernur Federal Reserve (The Fed) Bank of Philadelphia, Anna Paulson. (Bloomberg)

Maria Eloisa Capurro dan Jonnelle Marte - Bloomberg News

Bloomberg, Gubernur Federal Reserve Bank of Philadelphia, Anna Paulson, menyatakan dukungannya untuk mempertahankan suku bunga acuan di level saat ini. Ia menegaskan bahwa penurunan biaya pinjaman baru akan layak dilakukan jika sudah ada kemajuan yang berkelanjutan dalam menekan laju inflasi.

"Kebijakan moneter saat ini berada di level yang masih cukup restriktif. Kebijakan ini membantu menjaga tekanan inflasi tetap terkendali, sementara pasar tenaga kerja tetap stabil," ujar Paulson pada hari Selasa (19/5) dalam naskah pidato tertulisnya untuk konferensi yang diselenggarakan oleh The Fed Atlanta. "Mempertahankan suku bunga tetap stabil memberikan kita waktu untuk menilai bagaimana ekonomi berkembang, serta melihat risiko terhadap stabilitas harga maupun pasar tenaga kerja."


Paulson menambahkan bahwa tingkat pengangguran saat ini berada di level yang "sangat stabil" yang menunjukkan pasar tenaga kerja "hampir seimbang." Di sisi lain, ia menyoroti bahwa inflasi sebenarnya sudah terlalu tinggi, bahkan sebelum pecahnya perang di Iran yang memicu lonjakan harga energi global.

"Dengan asumsi pasar tenaga kerja tetap seimbang, pemangkasan suku bunga baru akan tepat dilakukan setelah kita melihat kemajuan inflasi yang berkelanjutan," tambahnya.