Logo Bloomberg Technoz

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Blokade Hormuz Berlanjut

News
22 April 2026 05:00

Donald Trump. Bloomberg
Donald Trump. Bloomberg

Courtney Subramanian dan Jennifer A. Dlouhy - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu pada Selasa (21/4), hanya satu hari sebelum masa berlaku kesepakatan tersebut berakhir. Langkah ini diambil meskipun rencana putaran perundingan baru antara kedua negara justru gagal terlaksana.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyatakan akan tetap mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal yang menuju dan berasal dari Iran di Selat Hormuz. Ia mengungkapkan bahwa Pakistan, yang bertindak sebagai mediator, telah meminta AS untuk menahan serangan baru. Trump pun memutuskan memperpanjang gencatan senjata hingga Iran mengajukan proposal baru "dan diskusi selesai, bagaimanapun hasilnya nanti."


Wakil Presiden JD Vance sebelumnya dijadwalkan bertolak ke Pakistan untuk melanjutkan pembicaraan. Namun, perwakilan Teheran menolak hadir dengan alasan tuntutan AS yang dianggap tidak masuk akal. Kantor berita semi-pemerintah Iran, Tasnim, menyebutkan bahwa saat ini tidak ada prospek bagi Iran untuk berpartisipasi dalam negosiasi.

Pengumuman terbaru Trump ini menunjukkan perubahan nada yang mencolok dibandingkan pernyataan sebelumnya pada hari yang sama. Dalam wawancara dengan CNBC, Trump sempat mengancam, "Saya bersiap untuk melakukan pengeboman" jika Iran tidak memenuhi syarat-syaratnya, seraya menambahkan bahwa militer AS sudah "sangat siap bergerak." Bahkan pada Senin lalu, ia menyebut "sangat tidak mungkin" untuk memperpanjang gencatan senjata jika kesepakatan belum tercapai.