Logo Bloomberg Technoz

Keputusan ini mendorong harga minyak merosot lebih dari US$3, sementara kontrak berjangka ekuitas berhasil memangkas sebagian besar pelemahan pada hari tersebut. Iran belum memberikan komentar atas pernyataan Trump.

Pejabat tinggi Iran tidak segera menanggapi pengumuman Trump pada malam hari waktu Teheran. Namun, laporan Tasnim yang mengutip sumber anonim menyebutkan bahwa Iran tidak pernah meminta perpanjangan gencatan senjata. Laporan tersebut juga menegaskan bahwa Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz selama blokade angkatan laut Amerika terus berlanjut.

Perkembangan ini menandai babak baru dalam ketegangan antara Washington dan Teheran sejak gencatan senjata dua minggu pertama diumumkan pada 7 April. Sejak saat itu, kedua pihak saling berselisih mengenai syarat kesepakatan dan secara bergantian membuka serta menutup Selat Hormuz, jalur perairan yang dilalui sekitar seperlima pengiriman minyak dunia.

Putaran pembicaraan sebelumnya setelah gencatan senjata awal diumumkan berakhir tanpa hasil. Pejabat AS menyatakan Iran tidak bersedia menerima pembatasan program nuklirnya, sementara pejabat Iran menilai AS mengajukan sejumlah tuntutan yang tidak dapat mereka penuhi.

Trump menyalahkan kegagalan negosiasi pada struktur kepemimpinan Iran yang ia sebut “sangat terpecah.”

Meski perpanjangan gencatan senjata dapat menenangkan investor untuk sementara, jalan menuju kesepakatan permanen guna mengakhiri perang masih belum pasti. Konflik yang telah memasuki pekan kedelapan ini menewaskan ribuan orang dan memicu krisis energi global, sehingga meningkatkan tekanan bagi kedua pihak untuk mencari jalan keluar.

Trump menuntut Iran mengakhiri ambisi memiliki senjata nuklir dan mengembalikan material nuklirnya. Teheran menolak menyerahkan uranium yang diperkaya dan menuduh AS melanggar gencatan senjata dengan tetap memberlakukan blokade di Selat Hormuz.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dalam pernyataannya menyampaikan terima kasih kepada Trump atas perpanjangan gencatan senjata tersebut “untuk memberikan kesempatan bagi upaya diplomatik yang sedang berlangsung.”

(bbn)

No more pages