Utang Luar Negeri RI Naik, Sudah di atas Rp7.500 Triliun
Redaksi
15 April 2026 14:38

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia per akhir Februari. Terjadi kenaikan, terutama karena tingginya minat di instrumen moneter yaitu Sekuritas Rupiah BI.
Pada Rabu (15/4/2026), BI mengumumkan ULN Indonesia per akhir Februari tercatat US$ 437,9 miliar. Dengan asumsi US$ 1 sama dengan Rp 17.135 sebagaimana kurs referensi BI tertanggal 14 April, maka ULN Indonesia sekitar Rp 7.503.42 triliun.
Angka ini naik dibandingkan bulan sebelumnya yaitu US$ 434,9 miliar (Rp 7.452.01 triliun).
Secara tahunan (year-on-year/yoy), ULN Indonesia pada Februari tumbuh sebesar 2,5%. Lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 1,7% yoy.
"Peningkatan posisi ULN tersebut terutama didorong oleh ULN sektor publik khususnya bank sentral seiring dengan aliran masuk modal asing ke instrumen moneter, yakni SRBI. Sementara itu, posisi ULN swasta mengalami penurunan," sebut laporan BI.






























