Kredit Perbankan Tumbuh 9,96% pada Januari 2026, Jadi Rp8.597 T
Pramesti Regita Cindy
04 March 2026 06:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja intermediasi perbankan pada Januari 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan, kredit perbankan pada Januari 2026 tumbuh 9,96% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp8.597 triliun. Angka tersebut meningkat dibandinkan pertumbuhan Desember 2025 yang sebesar 9,63% yoy.
Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 22,38% yoy, diikuti kredit konsumsi 6,58% yoy, dan kredit modal kerja 4,13% yoy. Dari sisi kategori debitur, kredit korporasi tumbuh 16,07% yoy.
"Berdasarkan kategori debitur, kredit korporasi tumbuh sebesar 16,07%, ditinjau dari kepemilikan, kredit bank BUMN tumbuh sebesar 13,43% yoy," kata Dian dalam paparan RDKB OJK edisi Maret 2026, dikutip Rabu (4/3/2026).
Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 13,48% yoy menjadi Rp10.076 triliun, sedikit melambat dibandingkan Desember 2025 yang tumbuh 13,83% yoy. Pertumbuhan DPK tersebut ditopang oleh giro yang naik 19,75% yoy, deposito 12,61% yoy, serta tabungan 8,27% yoy.






























