Logo Bloomberg Technoz

Kredit Perbankan Tumbuh 9,96% pada Januari 2026, Jadi Rp8.597 T

Pramesti Regita Cindy
04 March 2026 06:30

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja intermediasi perbankan pada Januari 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan, kredit perbankan pada Januari 2026 tumbuh 9,96% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp8.597 triliun. Angka tersebut meningkat dibandinkan pertumbuhan Desember 2025 yang sebesar 9,63% yoy.

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 22,38% yoy, diikuti kredit konsumsi 6,58% yoy, dan kredit modal kerja 4,13% yoy. Dari sisi kategori debitur, kredit korporasi tumbuh 16,07% yoy. 


"Berdasarkan kategori debitur, kredit korporasi tumbuh sebesar 16,07%, ditinjau dari kepemilikan, kredit bank BUMN tumbuh sebesar 13,43% yoy," kata Dian dalam paparan RDKB OJK edisi Maret 2026, dikutip Rabu (4/3/2026). 

Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 13,48% yoy menjadi Rp10.076 triliun, sedikit melambat dibandingkan Desember 2025 yang tumbuh 13,83% yoy. Pertumbuhan DPK tersebut ditopang oleh giro yang naik 19,75% yoy, deposito 12,61% yoy, serta tabungan 8,27% yoy.