Logo Bloomberg Technoz

Penyegelan Tambang Mengingatkan Risiko Tersembunyi BRMS

Redaksi
20 February 2026 14:40

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kinerja saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) masih berada dalam tekanan, seiring sentimen penyegelan wilayah tambang anak usahanya, Citra Palu Minerals (CPM).

Pada perdagangan hari ini, saham BRMS tercatat melemah 0,47% dan diperdagangkan di level Rp1.050/saham pada penutupan perdagangan sesi I Jumat (20/2/2026).

Adapun dalam sepekan, saham BRMS terkoreksi 2,78%, dan selama satu bulan mengakumulasikan pelemahan 14,63%.


Pelemahan tersebut terjadi bersamaan dengan penyegelan wilayah tambang anak usaha BRMS, PT Citra Palu Minerals, oleh Satgas PKH. Sentimen ini seolah menjadi pengingat potensi risiko yang dapat menekan harga saham BRMS.

Riset OCBC Sekuritas menyebutkan, perubahan kebijakan pemerintah menjadi risiko yang dapat mengganjal laju saham BRMS. Ini bukan satu-satunya risiko.