Logo Bloomberg Technoz

Deal Tarif, RI Diharuskan Tambah Impor Batu Bara Kokas Asal AS

Azura Yumna Ramadani Purnama
20 February 2026 10:10

Coking coal./Bloomberg-Ferley Ospina
Coking coal./Bloomberg-Ferley Ospina

Bloomberg Technoz, Jakarta – Indonesia diminta mengimpor batu bara kokas atau metalurgi dari Amerika Serikat (AS), sebagai bagian dari kesepakatan perundingan tarif resiprokal dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Kendati demikian, belum dijelaskan besaran volume ataupun nilai impor batu bara dari AS yang harus dilakukan Indonesia.

Dalam dokumen yang dirilis White House terungkap bahwa Indonesia mesti memfasilitasi dan mendorong peningkatan impor batu bara kokas dari AS.


Hal tersebut dilakukan untuk mendukung produksi baja nasional, mendorong industrialisasi, meningkatkan keamanan energi, serta mengurangi ketergantungan impor batu bara dari pihak yang dituding memanipulasi pasar.

“Meningkatkan impor batu bara metalurgi [kokas[ AS untuk mendukung produksi baja, industrialisasi lokal, dan keandalan serta keamanan energi, serta mengurangi ketergantungan pada impor dari pihak yang memanipulasi pasar,” sebagaimana tertulis dalam dokumen kesepakatan tarif AS-RI, Jumat (20/2/2026).

Large lumps of coking coal move along a conveyor belt in a processing facility./Bloomberg-Bartek Sadowski