Demi Menangkan AI, Trump Akan Kirim Ahli Matematika-Sains ke Luar
News
20 February 2026 15:20

Hadriana Lowenkron dan Maggie Eastland—Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintah Trump berencana meluncurkan inisiatif baru Korps Perdamaian yang akan mengirim ribuan lulusan sains dan matematika AS ke luar negeri untuk meningkatkan ketergantungan negara-negara asing pada teknologi Amerika dan mengurangi adopsi produk pesaing dari China di tingkat global, menurut seorang pejabat AS
Dikenal sebagai Tech Corps, program ini akan mengirim hingga 5.000 relawan dan penasihat AS ke negara-negara mitra Peace Corps dalam lima tahun ke depan, kata pejabat tersebut. Trump ingin mengarahkan negara-negara tersebut ke perangkat hardware dan software kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) AS dan menjauhkan mereka dari teknologi buatan China, pesaing utama AS dalam bidang AI.
Direktur Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih, Michael Kratsios, berencana mengumumkan inisiatif ini pada Jumat di India AI Impact Summit, kata pejabat tersebut. Program ini bertujuan memberikan tujuan baru bagi Peace Corps yang berusia enam dekade di era yang didorong oleh teknologi, menurut pejabat yang berbicara dengan syarat anonim sebelum pengumuman.
“Untuk mempercepat adopsi AI di dunia berkembang, pemerintahan Trump membawa Peace Corps bersejarah Amerika ke abad ke-21 dengan peluncuran Tech Corps,” kata Kratsios dalam salinan awal pidatonya.




























