Petani Minta Bersabar Harga Cabai Mahal: Panen Raya 25 Hari Lagi
Sultan Ibnu Affan
20 February 2026 14:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga cabai yang melonjak menjelang Ramadan dan menjadi siklus tahunan kembali terjadi dan menuai beragam respons. Petani menilai kenaikan harga cabai bukan disebabkan oleh kemalasan petani, melainkan faktor cuaca dan siklus panen yang belum mencapai puncaknya.
Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid mengatakan, panen saat curah hujan tinggi sangat berisiko merusak tanaman dan menyebabkan buah cepat busuk.
“Kalau dipanen saat hujan, buahnya cepat rusak dan tanamannya bisa busuk. Jadi memang tidak bisa dipanen,” ujar Hamid saat dihubungi Bloomberg Technoz, Jumat (20/2/2026).
Selain faktor cuaca, kata Hamid, keterbatasan tenaga kerja menjelang Ramadan juga menjadi kendala. Tradisi munggahan dan berbagai kegiatan sosial menjelang puasa membuat petani kesulitan mendapatkan buruh panen.
Saat ini, Hamid menjelaskan, komoditas yang mengalami tekanan harga tinggi adalah cabai rawit merah (CRM). Harga CRM di Pasar Induk Jakarta tercatat berkisar Rp90 ribu hingga Rp95 ribu/kg, sementara di pasar lokal bisa mencapai Rp110 ribu hingga Rp120 ribu/kg.



























