Logo Bloomberg Technoz

Dubes RI untuk AS Singgung Silicon Valley, Bantu Nego Tarif

Farid Nurhakim
20 February 2026 15:05

Penandatanganan dokumen ART (Agreement on Reciprocal Trade) di USTR. Dok. Setkab
Penandatanganan dokumen ART (Agreement on Reciprocal Trade) di USTR. Dok. Setkab

Bloomberg Technoz, Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo, menyinggung Silicon Valley, pusat berkumpulnya banyak entitas teknologi besar AS, dalam penjelasan deal perjanjian perdagangan resiprokal atau timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) pada Kamis (19/2/2026) di Washington DC.

Menurut Indroyono, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sebagai perwakilan RI di Negeri Paman Sam akan membantu dalam penyelesaian teknis deal kebijakan tarif kedua negara, dimana salah satunya menyinggung permufakatan di sektor teknologi dan digital - yang menaungi kawasan Silicon Valley.

“Tentunya tugas dari perwakilan Indonesia di Amerika Serikat adalah mengimplementasikan agreement on [reciprocal] trade, kesepakatan ini yang sudah ditandatangani pagi,” kata Indroyono dalam konferensi pers daring, Jumat (20/2/2026).


Dalam implementasi perjanjian tersebut, dia menyatakan KBRI di Washington DC akan menjadi pusat koordinasi. Lalu, sejumlah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) bakal menjalankan sesuai dengan sektor dan wilayah kerjanya. 

Indroyono pun membeberkan kerja sama di bidang teknologi digital bakal diurus oleh KJRI San Fransisco. Serta, meraih sejumlah pusat inovasi yaitu di Boston dan Seattle “Kerja sama berkaitan dengan teknologi digital, itu ada Sillicon Valley antara lain itu di Washington state (negara bagian) itu di Seattle, akan dikelola dari Konsul Jenderal RI kita di San Fransisco,” ujar Indroyono.