ESDM Janji RI Tetap Stop Impor Solar Meski Wajb Beli BBM dari AS
Azura Yumna Ramadani Purnama
20 February 2026 15:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana Indonesia menyetop impor solar mulai tahun ini tetap berlanjut, meskipun pemerintah resmi meneken perjanjian pembelian komoditas minyak dan gas (migas) senilai US$15 miliar atau setara Rp253,4 triliun (kurs Rp16.894) dari Amerika Serikat (AS).
Juru bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan wacana pemerintah menyetop impor solar tidak akan terpengaruh oleh kesepakatan kesepakatan dagang timbal balik atau agreement on reciprocal trade dengan AS tersebut.
“Namun, tidak melepaskan bahwa kita tetap harus mengedepankan kemandirian energi kita dalam hal yang komitmen Pak Menteri untuk stop impor solar dan lainnya tetap jalan. Ini satu hal yang berbeda, karena kesepakatan untuk perdagangan antara kita dengan Amerika,” kata Anggia kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (20/2/2026).
Adapun, Indonesia diwajibkan mendukung dan memfasilitasi pembelian gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) senilai US$3,5 miliar atau setara Rp59,13 triliun.
Selain itu, Indonesia akan mengimpor minyak mentah atau crude oil dari Amerika Serikat senilai US$4,5 miliar atau setara Rp76,02 triliun.


























