Alasan KPK dan BPK Periksa Sejumlah SPBU di 4 Provinsi
Dovana Hasiana
01 November 2025 19:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan secara maraton sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di empat provinsi; Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Kedua lembaga melakukan pemeriksaan dengan metode random sampling dari total 15 ribu SPBU yang proyek digitalisasinya terindikasi praktik korupsi.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan tersebut tak hanya menyasar pada pengujian keandalan mesin electronic data capture (EDC) pada tiap SPBU tersebut. Menurut dia, penyidik juga mencurigai praktik lancung juga terjadi pada pengadaan sejumlah teknologi digital di pom bensin tersebut.
"Itu yang kemudian menjadi sampling yang dilakukan oleh penyidik KPK untuk melihat keandalan dari mesin EDC tersebut," ujar dia dikutip Sabtu (01/11/2025). "Apakah sudah sesuai dengan spek saat dilakukan pengadaan."
Selain mesin EDC, kata dia, sejumlah pengadaan digitalisasi SPBU juga terjadi pada tanki atau penyimpanan BBM, dan alat pengukur ketersediaan BBM. Seluruh proyek digitalisasi SPBU Pertamina tersebut melibatkan PT Telkom sebagai penyedia barang dan jasa.
"Ya oleh karena itu dalam penyidikan perkara ini KPK secara intens memanggil pihak-pihak dari PT Telkom untuk dimintai keterangan terkait dengan proses-proses pengadaannya," kata Budi.
































