“He dan saya, dan seluruh delegasi, akan bertemu di Malaysia. Ini untuk menyiapkan pertemuan dua kepala negara,” ungkap Bessent dalam sebuah acara di Gedung Putih, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Dalam wawancara dengan Fox News, Presiden AS Donald Trump menyebut ancaman tarif bea masuk selangit terhadap produk made in China “tidak berkelanjutan”. Trump juga menyebut AS akan kembali akrab dengan China.
“Ada alasan untuk berekspektasi bahwa ketegangan AS-China akan mereda dalam waktu dekat. Sebab, ada isu strategis yang dipertaruhkan,” ujar riset Barclays Bank, seperti diberitakan Bloomberg News.
(aji)
No more pages





























