Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Sebut Rupiah Loyo Akibat Persepsi Negatif

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 June 2026 12:41

kir-ka: Gubernur BI Perry Warjiyo, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Mensesneg Prasetyo Hadi & Menkeu Purbaya Yudhi, Sabtu (6/6). (Bloomberg Technoz/Azura)
kir-ka: Gubernur BI Perry Warjiyo, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Mensesneg Prasetyo Hadi & Menkeu Purbaya Yudhi, Sabtu (6/6). (Bloomberg Technoz/Azura)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terganggu akibat adanya persepsi negatif terhadap ekonomi Indonesia, meski data fundamental sudah menunjukkan situasi baik.

"Jadi kendala utama adalah persepsi negatif terhadap ekonomi kita, yang tidak terlalu benar," ujar Purbaya usai menghadiri konferensi pers di Gedung DPR RI, Sabtu (6/6/2026).

Bendahara Negara menjelaskan realisasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini berada dalam kondisi yang baik. Selain itu, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia terkini juga mumpuni, dengan aktivitas ekonomi yang bergeliat di mana-mana.


Kendati demikian, banyak persepsi yang muncul mengarah pada situasi yang buruk, bahkan ekonomi nasional dianggap akan hancur, sehingga masyarakat terpengaruh.

"Ketika persepsi dibilang kita mau hancur segala macam, sebagian orang terpengaruh. Itu yang akan kita hilangkan dengan kerja sama yang lebih erat dengan bank sentral," kata Azura.