Logo Bloomberg Technoz

Menurut Dian, perbaikan kualitas aset ini tidak lepas dari strategi perbankan yang lebih selektif dalam menyalurkan kredit, terutama di sektor-sektor dengan prospek ekspor dan permintaan domestik yang masih tinggi.

Meski begitu, OJK tetap meminta bank untuk menjaga prinsip kehati-hatian. Potensi risiko masih bisa datang dari ketidakpastian global, termasuk fluktuasi nilai tukar, harga komoditas hingga tekanan inflasi. 

"Resiliensi perbankan harus terus diperkuat, bukan hanya dari sisi permodalan dan likuiditas, tetapi juga dari manajemen risiko serta digitalisasi layanan," jelas Dian.

Ia menambahkan bahwa OJK akan terus memantau kondisi perbankan secara berkala melalui stress test dan pengawasan ketat guna memastikan bank mampu menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

"Dengan ketahanan yang terjaga, perbankan diharapkan tetap bisa menjadi penopang utama perekonomian nasional, mendukung pembiayaan sektor riil, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan," tandasnya.

(rtd/ros)

No more pages