Logo Bloomberg Technoz

ADB Prediksi Laju Ekspor Indonesia Masih Tertekan Tahun ini

Elisa Valenta
06 April 2023 16:10

Proyek pembangunan Stasiun Halim (Dok Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub)
Proyek pembangunan Stasiun Halim (Dok Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 mencapai 4,8% dan akan meningkat hingga 5% pada 2024. 

Proyeksi pertumbuhan ADB tahun ini lebih rendah dari target pemerintah yang menginginkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,3% pada tahun ini.

Lembaga keuangan yang berbasis di Manila itu memperkirakan tekanan global pada 2023 diproyeksikan akan memangkas pertumbuhan ekspor tetapi ekonomi masih terbantu konsumsi rumah tangga. Pertumbuhan ekspor diproyeksikan turun menjadi 8% dalam neraca pendapatan nasional pada 2023.

"Perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh 4,8% pada 2023 dan 5,0% pada 2024, seiring melemahnya lonjakan komoditas dan mulai normalnya permintaan dalam negeri," demikian menurut laporan ADB dikutip, Rabu (5/4/2023).

Proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi Indonesia menurut Asian Development Bank (ADB) (Sumber: ADB)

Laporan berjudul Asian Development Outlook 2023 itu menyampaikan, pengetatan moneter di sejumlah negara, inflasi yang meningkat hingga konflik perang Rusia vs Ukraina diproyeksikan akan memangkas pertumbuhan ekspor, menahan kenaikan upah, serta menurunkan kepercayaan konsumen.