Logo Bloomberg Technoz

Penjelasan Aturan Oleh-oleh dari Luar Negeri

Septiana Ledysia
19 March 2024 15:20

Pelancong membawa koper mereka di Leal Senado Square di Makau, China, Rabu (25/1/2023). (Eduardo Leal/Bloomberg)
Pelancong membawa koper mereka di Leal Senado Square di Makau, China, Rabu (25/1/2023). (Eduardo Leal/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bea Cukai memberikan informasi terkait bawaan dari luar negeri atau oleh-oleh yang dibawa dari luar negeri. 

Aturan itu berdasarkan Permendag no.36  tahun 2023, yang mengatur tentang Impor tidak untuk kegiatan usaha melalui barang bawaan penumpang.

Pokok Pengaturan Permendag:

  1. Pakaian Jadi atau Aksesoris Pakaian Jadi tidak ada batasan nilai atau jumlah.
  2. Barang Tekstil Sudah Jadi Lainnya (selimut, sprei, taplak meja, handuk toilet, kain lap dapur, tirai/gorden, kelambu, kantong/karung, totebag, terpal, tenda, pampres/pembalut/sanitary towel).
  3. Telepon seluler, komputer genggam, & komputer tablet paling banyak 2 unit per orang dalam 1 (satu) kedatangan dalam jangka waktu 1 (satu) tahun.
  4. Tas paling banyak 2 (dua) buah per orang
  5. Bernilai paling banyak FOB US$1.500 per orang
  6. Elektronik, paling banyak 5 (lima) unit dan dengan paling banyak FOB US$1.500 per orang
  7. Alas kaki/sepatu paling banyak 2 (dua) pasang per orang.

Sedangkan untuk peraturan obat dan suplemenn kesehatan, diatur PerBPOM 28 Tahun 2023. 

Berikut penjelasan lengkap terkait bawaan obat:

Obat

  • Tablet/kaplet/kapsul/pil dan lainnya sebanyak 30 buah per orang per jenis/item produk.
  • Krim/salep/gel/suppositoria dan lainnya 3 (tiga) buah per orang per jenis atau item produk
  • Sirup/emulsi/suspense/dan lainnya sebanyak 3 tiga buah per orang per jenis/item produk
  • Aerosol 3 (tiga) buah per orang per jenis/item produk
  • Sesuai dengan resep dokter untuk kebutuhan maksimal 90 hari pengobatan.

Obat Bahan Alam/Kuasi/Suplemen Kesehatan

  • Maksimal 5 (lima) buah per penumpang untuk setiap jenis/item produk.