Logo Bloomberg Technoz

OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 9,74% per November 2023

Azura Yumna Ramadani Purnama
10 January 2024 17:17

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae. (Tangkapan Layar Youtube Jasa Keuangan)
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae. (Tangkapan Layar Youtube Jasa Keuangan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total kredit pada November 2023 meningkat Rp618,43 triliun atau tumbuh 9,74% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp6.965,90 triliun. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada kredit modal kerja sebesar 10,14% yoy.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyatakan, ditinjau dari kepemilikan bank, bank BUMN menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit sebesar 12,13%. "Dengan porsi kredit sebesar 45,81% dari kredit kontribusi sektor perbankan,” ujar Dian dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Desember 2023, Selasa (9/1/2023).

Dian menyimpulkan perkembangan industri perbankan Indonesia per November 2023 tetap resilien dan berdaya saing.

Hal tersebut didukung oleh tingkat profitabilitas atau Return on Assets (ROA) dan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) masing-masing sebesar 2,73% dan 27,89%.

Dian memaparkan, kontribusi sektor perbankan dalam pembiayaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan juga terwujud melalui pembelian obligasi korporasi non-bank dan pembelian surat berharga negara (SBN) oleh perbankan.