Logo Bloomberg Technoz

Menakar Arah Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2026

Redaksi
17 September 2026 14:49

Ekonomi Q2-2026 Tumbuh 5,29%, Masih Ditopang Konsumsi (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Ekonomi Q2-2026 Tumbuh 5,29%, Masih Ditopang Konsumsi (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menjelang akhir kuartal III-2026, pertumbuhan ekonomi domestik masih menghadapi sejumlah tantangan. Sebab, belum juga genap kuartal ini menutup masanya, tekanan eksternal kembali mendera.

Harga minyak bertahan tinggi, sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang berpotensi menggiring arus modal keluar dari Indonesia, dolar AS yang menguat, serta kebijakan domestik yang sepertinya belum mendukung penguatan daya beli menjadi tantanga utama.

Memang sejumlah data ekonomi untuk periode Agustus mulai memberi sinyal perbaikan. Namun masih sayup-sayup.


Misalnya aktivitas manufaktur masih bertahan di zona ekspansif dengan Purchasing Managers' Index (PMI) yang sebesar 51,5. Naik dibandingkan Juli yaitu 50,2 dan Juni yang berada di zona kontraksi dengan indeks 46,9.

Lalu, data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga sedikit merangkak naik menjadi 118,5 untuk Agustus dari 116,8 bulan sebelumnya. Meski naik secara agregat, tetapi kelompok kelas menengah dengan pengeluaran Rp3,1-4 juta per bulan mengalami kemerosotasn IKK paling tajam.