UMKM Indonesia: Tulang Punggung Ekonomi atau Sekadar Sekoci?
Dian Sari Pertiwi
09 September 2026 12:59

Bloomberg Technoz, Jakarta - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerap disebut sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Sektor ini menyumbang hampir 60% Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap nyaris 97% tenaga kerja.
Dengan penyerapan tenaga kerja yang masif itu, UMKM sejatinya menjadi tempat bergantung bagi lebih dari 120 juta tenaga kerja. Namun ada paradoks yang membuat sektor ini seolah menjadi ‘anak tiri’ dalam perekonomian Tanah Air.
Meski UMKM jadi sektor yang sangat besar dalam ekonomi riil dan nilai kontribusinya signifikan, tetapi porsinya dalam pembiayaan perbankan justru sangat minim.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penyaluran kredit perbankan tercatat tumbuh 13,58% menjadi Rp9.135 triliun pada Juli. Namun, berdasarkan kategori debitur, porsi kredit UMKM hanya tumbuh 1,62%, sementara korporasi 22,1%.
Rendahnya penyaluran kredit kepada sektor UMKM disebabkan sejumlah persoalan struktural yang membuat bank cenderung berhati-hati dalam menyalurkan kredit ke UMKM.

































