Logo Bloomberg Technoz

Qualcomm Naikkan Harga Chip di Tengah Kenaikan Biaya Memori

Merinda Faradianti
17 September 2026 13:55

Ilustrasi Qualcomm, produsen cip khusus smartphone. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi Qualcomm, produsen cip khusus smartphone. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Qualcomm menaikkan harga produk chip mulai September 2026 ini. Kebijakan tersebut diambil ketika perusahaan menghadapi tekanan dari kenaikan harga memori dan kendala pasokan komponen.

CEO Qualcomm Cristiano Amon mengatakan, kenaikan harga produk perusahaan mulai berlaku pada bulan ini. Besaran kenaikan sebelumnya dilaporkan berada pada kisaran dua digit.

CEO Qualcomm Inc Cristiano Amon. (Bloomberg)

Qualcomm mengumumkan rencana kenaikan harga bersamaan dengan laporan kinerja bisnis handset. Pendapatan dari bisnis tersebut turun 20% yoy dan menjadi level terendah yang dilaporkan Qualcomm sejak 2021, seperti yang dilaporkan The Verge, dikutip Kamis (17/9/2026).


Dalam presentasi capaian pendapatan di kuartal ketiga tahun fiskal 2026, Qualcomm menyebut penurunan bisnis handset dipengaruhi oleh peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam penetapan harga memori dan kendala pasokan.

Kondisi tersebut turut mendorong kenaikan harga berbagai perangkat elektronik, mulai dari konsol gim dan laptop hingga komputer Raspberry Pi. Alih-alih menanggung seluruh kenaikan biaya tersebut melalui penurunan margin, Qualcomm memilih menaikkan harga produknya untuk mengimbangi tekanan biaya komponen.

Pendapatan dari Apple Diperkirakan Turun