Logo Bloomberg Technoz

Listrik PLTA Turun Imbas El Niño, ESDM Mau Kerek Pembangunan PLTB

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 September 2026 09:50

Sebuah turbin angin di Rio Vista, California, AS./Bloomberg-David Paul Morris
Sebuah turbin angin di Rio Vista, California, AS./Bloomberg-David Paul Morris

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana meningkatkan pengembangan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) guna mengatasi turunnya pasokan listrik dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA), usai sejumlah sungai dan danau surut gegara fenomena El Niño.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyatakan embusan angin ketika fenomena El Niño terjadi justru makin besar, sehingga dapat menjadi solusi untuk mensubstitusi turunnya pasokan listrik PLTA.

Dia menilai seharusnya pembangunan PLTA dapat dikombinasikan dengan PLTB, tak hanya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Ke depan, Kementerian ESDM berencana mengkerek investasi baru untuk pengembangan PLTB.


“Kesimpulan sementara kita adalah pada saat panas sungai itu surut, air itu surut, PLTA ini harus dikombinasi dengan angin. Jadi angin malah 24 jam. Namun, angin itu di tempat kita beda sekali sama karakter angin yang di Jepang, karakter angin di China, Eropa. Kita itu punya 4 bulan full yang bisa deliver 24 jam,” kata Eniya ditemui di kompleks DPR, Rabu (16/9/2026).

Ilustrasi PLTB./dok. Kementerian ESDM

Eniya mengungkapkan baru saja meninjau dua PLTB Sidrap dan PLTB Jeneponto di Sulawesi.