Daya Beli, Manufaktur, dan Ujian Pertumbuhan Semester II-2026
Redaksi
15 August 2026 08:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Memasuki semester kedua 2026, dinamika perekonomian domestik kian menantang. Meski ekonomi Indonesia belum kehilangan pijakannya, tapi tanda-tanda pelemahan momentum mulai terlihat, termasuk dari sisi daya beli konsumen.
Realisasi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) memang melampaui ekspektasi dan tercatat 5,29% pada kuartal II-2026. Namun begitu, angka ini termoderasi dari capaian pada kuartal sebelumnya yang mencapai 5,61%.
Di saat yang sama, Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juli 2026 turun menjadi 116,8 dari 117,8 pada Juni. Penurunan terjadi pada kedua komponennya. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) turun dari 109,2 menjadi 107,9, sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) turun dari 126,4 menjadi 125,7.
Penurunan tersebut memang belum menunjukkan pesimisme. IKK masih berada di atas level 100 yang menandakan konsumen secara umum masih optimistis. Namun, arah pergerakannya patut menjadi perhatian karena pelemahan terjadi baik pada persepsi terhadap kondisi saat ini maupun ekspektasi terhadap masa depan.
Artinya, rumah tangga bukan hanya merasa kondisi ekonomi sekarang belum sepenuhnya membaik, tetapi juga mulai lebih berhati-hati dalam memandang prospek beberapa bulan ke depan.





























