Valuasi IHSG Sudah Murah, Layak Serok?
Muhammad Julian Fadli
17 September 2026 12:51

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ancaman turun kelas dari penyedia indeks global MSCI dalam pengumuman Annual Market Classification Review menjadi sentimen negatif bagi pasar saham Indonesia. Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun tertekan, hingga sempat menyentuh titik terlemah sejak 2020.
Kegelisahan tersebut otomatis menyeret rapor merah bagi IHSG yang tengah menderita penurunan 25% year–to–date/ytd. Mencermati regional, sejumlah indeks saham Asia lainnya justru berhasil melesat di zona hijau.
IHSG hanya ditemani SENSEX (India), PSEI (Filipina), dan KOSDAQ (Korea Selatan) yang masih tertekan di zona merah sepanjang tahun berjalan. Sedangkan KOSPI (Korea Selatan), TW Weighted Index (Taiwan), NIKKEI 225 (Jepang), Straits Times (Singapura), SETI (Thailand), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), Shanghai Composite (China), KLCI (Malaysia), dan Hang Seng (Hong Kong), berhasil melesat pada 2026.
Berdasarkan data Bloomberg per Kamis (17/9/2026), acuan valuasi Price Book Value (PBV) IHSG ada di 1,74x dengan estimated Price Earning Ratio (PER) tercatat 10,84x.
Valuasi IHSG saat ini sudah terbilang relatif murah dibanding dengan bursa saham regional. Berikut ulasan valuasi sejumlah indeks saham utama Asia:
| No | Bursa Saham | PBV | PER |
| 1 | TW Weighted Index (Taiwan) | 4,02 x | 20,49 x |
| 2 | SENSEX (India) | 2,91 x | 18,40 x |
| 3 | NIKKEI 225 (Jepang) | 2,77 x | 21,22 x |
| 4 | Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam) | 2,00 x | 12,67 x |
| 5 | Straits Times (Singapura) | 1,77 x | 16,95 x |
| 6 | KOSDAQ (Korea Selatan) | 1,76 x | 22,90 x |
| 7 | IHSG | 1,74 x | 10,84 x |
| 8 | KOSPI (Korea Selatan) | 1,67 x | 6,56 x |
| 9 | KLCI (Malaysia) | 1,56 x | 14,88 x |
| 10 | Shanghai Composite (China) | 1,53 x | 13,86 x |
| 11 | SETI (Thailand) | 1,45 x | 14,10 x |
| 12 | PSEI (Filipina) | 1,21 x | 9,27 x |






























