Logo Bloomberg Technoz

Kenaikan Bunga Acuan The Fed Bikin Mata Uang Asia Tertekan

News
17 September 2026 09:30

Kevin Warsh ditunjuk Donald Trump sebagai gubernur baru Federal Reserve (The Fed). (Tierney L Cross/Bloomberg)
Kevin Warsh ditunjuk Donald Trump sebagai gubernur baru Federal Reserve (The Fed). (Tierney L Cross/Bloomberg)

Matthew Burgess, Winnie Hsu dan Ruth Carson - Bloomberg News

Bloomberg, Kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang bernada hawkish diperkirakan akan menekan mata uang Asia, terutama yen menjelang rapat kebijakan moneter Bank of Japan (BOJ) pada Jumat (18/9), menurut sejumlah strategis pasar.

Yen berpotensi melemah menuju rata-rata pergerakan 200 hari di sekitar 158 per dolar AS, sementara imbal hasil obligasi akan dipengaruhi oleh pergerakan obligasi AS. Saham, terutama yang sensitif terhadap pergerakan suku bunga, juga berada di bawah tekanan.


“Ketegangan kemungkinan masih akan bertahan di pasar Asia mengingat sikap hawkish baru dari The Fed,” kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.

Berikut pandangan sejumlah strategis pasar mengenai kenaikan suku bunga The Fed: