Logo Bloomberg Technoz

Faktor Anak Muda Lari dari Stres Lewat Olahraga

Dinda Decembria
22 August 2026 13:30

Gelombang badai mendekati pelari di pinggiran Three Anchor Bay, Cape Town, Afrika Selatan, Kamis (11/7/2024). (Dwayne Senior/Bloomberg)
Gelombang badai mendekati pelari di pinggiran Three Anchor Bay, Cape Town, Afrika Selatan, Kamis (11/7/2024). (Dwayne Senior/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tren gaya hidup sehat semakin lekat dengan kehidupan anak muda urban. Maraknya komunitas lari, gym, bersepeda, hingga berbagai event olahraga menunjukkan meningkatnya kesadaran untuk menjaga kebugaran.

Namun, di sisi lain muncul fenomena yang kerap disebut sebagai “anak muda jompo”, yakni keluhan mudah lelah, nyeri otot hingga berbagai masalah fisik yang dikaitkan dengan kebiasaan duduk terlalu lama, bekerja di depan komputer maupun gaya hidup kurang aktif.

Persoalan kesehatan anak muda juga tidak hanya berkaitan dengan fisik. Pengelolaan stres, kecemasan sosial, burnout hingga pentingnya menjaga work-life balance semakin sering menjadi pembahasan di ruang publik dan media sosial. 


Namun seiring waktu sekarang olahraga tampak menjadi sarana pelampiasan dari permasalahan-permasalahan yang dihadapi seseorang dalam hidupnya. Bagaimana pandangan psikolog dan dokter ahli jiwa menilai hal ini?

Jangan Sampai Olahraga Jadi Pelarian