Ini Alasan dan Skema BGN Uji Coba Prasmanan MBG
Redaksi
07 October 2026 14:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) mengembangkan model penyajian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem prasmanan di sekolah. Model ini diuji coba untuk membuat makanan yang diterima siswa lebih hangat dan segar, sekaligus mengurangi makanan yang terbuang.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan sistem prasmanan memungkinkan makanan yang telah dimasak oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau central kitchen disajikan langsung di kelas dalam kondisi hangat.
“Saya harapkan doa dan dukungannya kita bisa lebih luas sehingga satu, makanannya lebih enak karena anget-anget, yang kedua tentu saja lebih fresh karena tidak ada delay waktu, sehingga mengurangi risiko kerusakan makanan yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan,” ujar Sudaryono kepada wartawan, Selasa (6/10).
Menurutnya, sistem prasmanan juga memberikan fungsi edukasi karena siswa dilibatkan dalam proses penyajian makanan. Dalam pelaksanaannya, siswa akan mendapat jadwal piket untuk melayani teman-teman dan guru, dengan tetap mendapatkan pelatihan terkait tata cara penyajian dan kebersihan.
“Tentu saja ini membutuhkan semacam kerja sama. Jadi kalau prasmanan ini yang dilatih adalah dapurnya, yang dilatih juga adalah sekolahnya. Karena yang melayani adalah siswanya, jadi siswa itu ada piket kayak di Jepang,” katanya.
































