Logo Bloomberg Technoz

RI & Vietnam Bersaing di Emerging Market FTSE, Sama-sama Net Sell

Muhammad Fikri
07 October 2026 16:30

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih di pasar saham Indonesia dan Vietnam meski kedua negara berada dalam kelompok pasar negara berkembang (emerging market) FTSE Russell. Kondisi ini menunjukkan kenaikan status pasar belum otomatis mendorong arus masuk dana asing.

Seperti diketahui, FTSE menegaskan kembali status emerging market terhadap pasar Indonesia pagi tadi, Rabu (7/10/2026).

Sementara, pada 21 September 2026, FTSE menaikkan kelas Vietnam menjadi emerging market dari sebelumnya frontier market.


Sentimen tersebut belum cukup membuat investor asing kembali masuk. Alih-alih net buy, IHSG hingga jeda siang ini justru mencatatkan net sell Rp663,34 miliar.

Sepanjang September saja, net sell bahkan mencapai Rp10,24 triliun. Sehingga, jika diakumulasikan, net sell investor asing bahkan mencapai Rp109 triliun sejak awal tahun hingga 6 Oktober 2026 (ytd).