Logo Bloomberg Technoz

KRISIS ENERGI

Jaga Pasokan, RI Didorong Aktifkan Pakta Ketahanan Minyak Asean

Sabrina Mulia Rhamadanty
07 October 2026 14:50

Platform Edith, sebuah platform minyak dan gas lepas pantai yang dioperasikan oleh DCOR LLC, di lepas pantai Long Beach, California, AS./Bloomberg-Tim
Platform Edith, sebuah platform minyak dan gas lepas pantai yang dioperasikan oleh DCOR LLC, di lepas pantai Long Beach, California, AS./Bloomberg-Tim

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar ekonomi energi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Yayan Satyakti menilai Indonesia perlu menghidupkan kembali Perjanjian Ketahanan Minyak Asean atau Asean Petroleum Security Agreement  (APSA).

Langkah ini dinilai sebagai instrumen taktis yang efektif untuk menjamin pasokan energi nasional di tengah potensi gejolak rantai pasok global.

Yayan menjelaskan mekanisme APSA memungkinkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara untuk saling meminjam kargo minyak saat terjadi kondisi darurat, sebuah skema yang dinilainya belum dioptimalkan hingga saat ini.


“Indonesia dapat menghidupkan Perjanjian APSA untuk saling pinjam kargo saat darurat. Sejauh ini skema itu belum dijalankan,” terang Yayan saat dihubungi Bloomberg Technoz, Rabu (7/10/2026).

Kapal tanker. (Bloomberg)

Fleksibilitas Kilang