NIM Perbankan Turun, OJK Sebut Profitabilitas Bank Masih Terjaga
Redaksi
05 October 2026 19:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut bahwa saat ini kinerja Net Interest Margin (NIM) perbankan masih terjaga. OJK mencatat bahwa pada Agustus 2026 NIM perbankan tercatat sebesar 4,31% lebih rendah dibandingkan dengan NIM pada bulan Agustus 2025 yang mencapai 4,59%.
“Penurunan NIM menandakan upaya bank untuk menekan peningkatan suku bunga kredit sehingga biaya kredit dijaga tidak terlalu tinggi dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam Asesmen Sektor Jasa Keuangan OJK, Senin (5/10/2026).
Dian juga memproyeksikan bahwa ke depan NIM perbankan masih akan berada dalam level yang stabil dan moderat dalam hal transmisi suku bunga berjalan efektif dan pertumbuhan kredit juga meningkat
“OJK akan terus melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan dalam keraka Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK dalam rangka memantau kinerja sektor perbankan dan memastikan terjaganya stabilitas sektor keuangan nasional,” kata Dian.
Sampai dengan Agustus 2026, suku bunga perbankan melanjutkan peningkatan sejalan dengan kenaikan BI-Rate. Suku bunga tertimbang DPK rupiah meningkat 7 basis poin (bps) secara bulanan (month to month/mtm), terutama didorong oleh kenaikan suku bunga deposito sebesar 10 bps mtm.





























