Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Offshore Tembus di Atas Rp18.000/US$

Tim Riset Bloomberg Technoz
24 July 2026 08:41

Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pergerakan rupiah di luar negeri kian volatil. Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), rupiah telah menyentuh Rp18.045/US$ setelah melemah 0,08% pada 07:40 WIB.

Malam tadi, mata uang Ibu Pertiwi menyentuh Rp18.074/US$. 

Rupiah di pasar Non-Deliverable Forward (NDF). (Bloomberg)

Harga minyak Brent yang kembali melonjak 7,04% ke US$100,69 menjadi biang kerok. Bahkan di Amerika Serikat (AS), pasar saham dan obligasi melemah tajam akibat eskalasi perang Iran. 


Hal ini kembali membawa indeks dolar AS terbang ke posisi 101,44, dan menyeret mata uang di pasar yang sudah buka ke zona merah. Ringgit Malaysia melemah tajam 0,21%, disusul baht Thailand yang lebih terbatas 0,05% dan dolar Singapura 0,04%.

Sementara, dari zona hijau ada won Korea Selatan menguat terbatas 0,03%, disusul yen Jepang 0,01%. 

Mata uang Asia, Jumat (24/7/2026). (Bloomberg)