Logo Bloomberg Technoz

Penyaluran Kredit Bank Tumbuh 13,5% Juli 2026, UMKM Masih Lesu

Redaksi
07 September 2026 21:00

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penyaluran kredit perbankan tercatat tumbuh 13,58% menjadi Rp9.135 triliun pada Juli 2026. Angka ini terakselerasi dibanding pertumbuhan kredit pada bulan sebelumnya, yakni 12,67% per Juni 2026. 

Anggota Dewan Komisioner OJK Dian Ediana Rae menyebutkan, berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh tertinggi, yakni mencapai 25,13%, diikuti oleh kredit modal kerja yang tumbuh 11,04%. Sementara itu, kredit konsumsi tercatat hanya tumbuh 5,38%.

"Berdasarkan kategori debitur, kredit dengan pertumbuhan tertinggi ialah kredit korporasi yang tumbuh 22,1%. Sedangkan kredit UMKM hanya tumbuh 1,62%," ujar Dian dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK dikutip dari siaran video, Senin (7/9/2026).


Ditinjau dari kepemilikan, lanjut dia, penyaluran kredit bank BUMN tumbuh tertinggi mencapai 16,95%. 

Di sisi lain, baki debet buy now pay later (BNPL) sebagaimana dilaporkan dalam SLIK tercatat Rp31,56 triliun atau 0,35% dari total kredit perbankan. Angka ini tercatat tumbuh 31,22%, melambat dari bulan sebelumnya tumbuh 33,54%. Jumlah rekeningnya tercatat 33,50 juta.