Logo Bloomberg Technoz

Gojek dan KAI Dorong Mobilitas Terintegrasi di Kota Bogor


(Dok. Ist)
(Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Stasiun Bogor telah menjadi simpul utama mobilitas masyarakat urban dengan jumlah pengguna KRL dari dan menuju Bogor telah mencapai sekitar 130.000 penumpang per hari. Untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan mobilitas masyarakat, Gojek, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan Pemerintah Kota Bogor bekerja sama untuk menghadirkan mobilitas antarmoda yang terintegrasi untuk masyarakat Bogor dan sekitarnya.

Melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak 2022 ,Gojek dan KAI Group menghadirkan layanan transportasi dan mobilitas yang terintegrasi untuk pengguna KRL dengan tujuan Bogor. Untuk memudahkan pengguna KRL melanjutkan perjalanan, Gojek menghadirkan titik jemput GoRide Instant dan GoCar Instant di kawasan Stasiun Bogor. Titik jemput Gojek tersebut terintegrasi dengan fitur Instant di aplikasi, sehingga para pengguna KROL langsung bisa melanjutkan perjalanan tanpa harus menunggu proses penjemputan.

"Gojek turut menjadi bagian dengan menghadirkan titik jemput GoRide dan GoCar Instant di 37 stasiun, termasuk di Stasiun Bogor,“ ungkap Henky Prihatna, Chief of Partnership GoTo, ketika ditemui di Bogor pada Senin siang (7/9).


Di luar penataan kawasan stasiun dan penyediaan titik jemput Instant, Gojek berkolaborasi dengan KAI Group dalam berbagai bentuk, termasuk pemanfaatan GoPay sebagai solusi pembayaran digital di ekosistem KAI Group dan penjajakan untuk pemanfaatan GoPay dalam aplikasi KAI Access serta berbagai layanan dan entitas usaha di bawah KAI Group, termasuk KAI Logistik (PT Kereta Api Logistik) dan KAI Service (PT Reska Multi Usaha).

“Kami berharap ini dapat membuat perjalanan masyarakat semakin mudah dan nyaman dari rumah ke stasiun, melanjutkan perjalanan dengan kereta, hingga sampai ke tujuan. Di saat yang sama, kami juga berharap agar kerja sama dan integrasi ini dapat membuka peluang pendapatan yang berkelanjutan bagi Mitra Driver Gojek,” tambah Henky.