Logo Bloomberg Technoz

B60 Ditaksir Sedot 23 Juta Ton CPO, Energi Kian Dominasi Sawit RI

Sabrina Mulia Rhamadanty
07 September 2026 09:50

Tumpukan buah kelapa sawit yang baru dipanen. (Fotografer: Samsul Said/Bloomberg)
Tumpukan buah kelapa sawit yang baru dipanen. (Fotografer: Samsul Said/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyatakan Indonesia membutuhkan pasokan minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) hingga 23 juta ton untuk memenuhi kebutuhan mandatori biodiesel 60% alias B60.

“Perhitungan Gapki untuk B50 membutuhkan sekitar 16—17 juta ton CPO dan B60 sekitar 22 sampai 23 juta ton,” ungkap Ketua Umum Gapki, Eddy Martono saat dihubungi, Senin (7/9/2026).

Dia menjelaskan peningkatan porsi pencampuran biodiesel secara langsung akan melonjakkan total konsumsi sawit domestik secara signifikan.


"Dengan B50 saja, konsumsi dalam negeri untuk energi dan pangan sekitar 29 juta ton. Kalau dinaikkan ke B60, maka konsumsi [CPO domestik] akan naik sekitar 35 juta ton," tuturnya.

Data Historis Konsumsi CPO untuk Pangan dan Biodiesel (2019-2025). Sumber: GAPKI. Diolah: Bloomberg Businessweek Indonesia

Alokasi Pasokan