Logo Bloomberg Technoz

Ini Bagian Tubuh yang Paling Terancam Abu Vulkanik

Redaksi
07 September 2026 20:40

Cara Melindungi Diri dari Bahaya Abu Vulkanik (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Cara Melindungi Diri dari Bahaya Abu Vulkanik (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau bukan sekadar debu biasa. Material yang terlihat seperti lapisan debu tipis itu terdiri dari fragmen batuan, mineral, dan kaca vulkanik yang memiliki bentuk tidak beraturan serta dapat bersifat keras dan abrasif.

Gambaran mengenai bentuk partikel tersebut terlihat dalam unggahan akun Instagram @rizaputranto , dikutip Senin (7/9/2026), yang memperlihatkan abu vulkanik di bawah mikroskop, dimana diterangkan bahwa partikel abu vulkanik digambarkan memiliki karakter seperti 'beling' mikro karena permukaannya tampak memiliki sudut dan bagian tajam.

Secara ilmiah, karakter abu vulkanik memang berbeda dengan debu rumah tangga. US Geological Survey (USGS) menjelaskan, abu vulkanik terdiri dari pecahan batuan, mineral, dan kaca vulkanik dengan ukuran sangat kecil yang bersifat abrasif.

Sifat abrasif tersebut membuat abu vulkanik tidak boleh diperlakukan seperti debu biasa. Saat partikel berada di antara kain dan permukaan benda kemudian digosok, material tersebut dapat bertindak seperti partikel pengikis.


Ancaman yang lebih serius muncul pada mesin pesawat. Jika abu terhisap ke mesin jet, partikel tersebut dapat mengikis komponen. Kemudian, saat mencapai bagian bersuhu sangat tinggi, debu itu dapat melunak atau meleleh sebelum memb

entuk endapan menyerupai kaca di dalam turbin.Bahaya serupa juga mengintai kendaraan darat. Mobil dan sepeda motor yang terus beroperasi di wilayah terdampak hujan abu berisiko mengalami penyumbatan filter udara, abrasi pada komponen bergerak, hingga gangguan pada sistem mesin.