Produksi Gula Thailand Rawan Anjlok 17%, Defisit Dunia Kian Parah
News
07 September 2026 18:30

Satid Sutipanya - Bloomberg News
Bloomberg, Produksi gula Thailand diperkirakan akan turun setidaknya 17% pada musim mendatang, sehingga menambah tekanan pada pasokan global di tengah kondisi kering yang melanda sejumlah negara produsen utama dunia.
Menurut Rangsit Hiangrat, direktur asosiasi industri Thai Sugar Millers Corp., produksi kemungkinan akan berada di bawah 10 juta ton pada tahun produksi 2026-2027 yang dimulai Oktober. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan 12 juta ton pada musim sebelumnya.
Thailand merupakan eksportir terbesar kedua di dunia, dan penurunan produksi ini terjadi seiring menguatnya fenomena cuaca El Niño—yang dikenal memicu kondisi kering di berbagai wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Risiko pasokan ini telah mendorong kenaikan harga kontrak berjangka gula di New York, dengan lonjakan harga lebih dari 20% pada bulan lalu—kenaikan terbesar sejak 2010.
































