Logo Bloomberg Technoz

Bertemu Utusan AS, Zelenskyy Sebut Perang Rusia Masih Panjang

News
07 September 2026 13:20

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Washington, 17 Oktober 2025. (Stefani Reynolds/Bloomberg)
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Washington, 17 Oktober 2025. (Stefani Reynolds/Bloomberg)

Olesia Safronova dan Volodymyr Verbianyi - Bloomberg News

Bloomberg, Ukraina pasrah menghadapi kemungkinan perang dengan Rusia berlanjut hingga musim dingin yang berat berikutnya. Kyiv kini mengharapkan “paket” bantuan dari negara-negara sekutu yang mencakup penguatan pertahanan udara serta dukungan energi, termasuk gas alam cair (LNG) dari AS.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara kepada wartawan setelah menggelar pembicaraan di Kyiv dengan dua utusan Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner dan Steve Witkoff. Pertemuan tersebut kemudian diikuti para kepala keamanan nasional dari Inggris, Prancis, dan Jerman, yang kehadirannya pada Minggu (6/9) tidak diumumkan. Zelenskyy mengatakan AS, Ukraina, dan Eropa sepakat untuk kembali bertemu pada waktu dan tempat yang akan ditentukan.


“Kami mencapai kemajuan di Moskow. Kami memiliki ide-ide baru dan membawanya ke Kyiv,” kata Witkoff dalam konferensi pers.

Zelenskyy menolak menjelaskan lebih lanjut mengenai “ide-ide baru” untuk mengakhiri konflik yang kini telah memasuki tahun kelima. Namun, dia mengatakan pembicaraan pada Minggu juga membahas “rencana kemakmuran” Ukraina setelah perang.