Logo Bloomberg Technoz

China Borong Minyak, Harga dari Kongo hingga Brasil Meroket

News
07 September 2026 18:50

Kilang minyak China./dok. Bloomberg
Kilang minyak China./dok. Bloomberg

Bloomberg News

Bloomberg, Pemulihan aktivitas pembelian minyak oleh China mendorong kenaikan harga minyak mentah dari Afrika, Kanada, dan Amerika Latin, seiring gangguan di Selat Hormuz memaksa kilang-kilang minyak mencari pasokan alternatif dari wilayah yang lebih jauh.

Pasokan dari Teluk Persia masih terbatas, sementara ekspor dari Iran nyaris terhenti total akibat blokade AS. Di sisi lain, meningkatnya permintaan dari China merupakan perubahan arah dibandingkan bulan-bulan awal perang, saat konsumsi yang rendah menjaga harga tetap stabil.


Perubahan situasi ini memicu lonjakan harga pada berbagai jenis minyak mentah. Minyak mentah Djeno dari Kongo ditawarkan kepada pembeli China dengan premi mencapai US$20 per barel di atas harga acuan ICE Brent minggu ini—naik dari sekitar US$15 beberapa minggu sebelumnya—menurut para pedagang yang meminta namanya tidak disebutkan karena tidak memiliki wewenang untuk berbicara kepada media.

Lonjakan harga ini membuat kilang-kilang kecil di China—yang beroperasi dengan margin lebih tipis dibandingkan perusahaan pengolahan besar milik negara—kalah bersaing dalam mendapatkan pasokan, ujar mereka.

Impor Minyak Mentah China Meningkat dari Level Terendah Selama Perang. (Bloomberg)