Logo Bloomberg Technoz

Sejumlah saham properti yang menjadi pendorong kenaikan IHSG adalah MPRO yang melesat hingga 19,6%, PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) yang melonjak 10%, dan PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) yang menguat 9,82%.

Selain itu, penguatan juga terjadi pada saham PT Bhaktiagung propertindo Tbk (BAPI) melesat 7,14%, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) yang melejit 4,88%, dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang terangkat 4,76%.

Adapun penguatan saham properti seiring pasar mencermati keputusan BI Rate yang tetap ditahan di level 5,75%, seperti yang dipaparkan Panin Sekuritas. Sentimen pasar positif pasca keputusan BI Rate yang pada akhirnya masih ditahan di 5,75%.

“Kami menilai pasar cenderung priced in upaya stabilisasi yang dilakukan oleh pemerintah dan BI, termasuk konsolidasi fiskal, reformasi program MBG, serta bauran kebijakan BI yang membuat rupiah relatif stabil di level Rp17.800—18.000/US$ sejak awal bulan,” papar Panin Sekuritas.

Kendati demikian, faktor eksternal belum cukup akomodatif seiring ketegangan di Timur Tengah yang kembali memanas. Terbaru, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa AS akan menyerang infrastruktur Iran jika Teheran menyerang kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Sementara Iran mengancam akan melakukan pembalasan terhadap aset-aset energi yang terkait dengan AS di seluruh regional Timur Tengah tersebut.

(fad/aji)

No more pages