Logo Bloomberg Technoz

Rupiah di Luar Negeri Nyaris Rp18.000/US$ Kemarin, Hari Ini Aman?

Tim Riset Bloomberg Technoz
29 May 2026 07:52

Karyawan menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai kontrak rupiah di luar negeri dibuka stagnan di perdagangan hari ini, Jumat (29/5/2026), di posisi Rp17.866/US$. Tak lama berselang, rupiah sedikit menguat 0,17% ke posisi Rp17.836/US$ pada 07:24 WIB. 

Sejatinya pergerakan rupiah di luar negeri cukup liar. Rupiah hampir menyentuh Rp18.000/US$ pada sesi perdagangan kemarin (28/5/2026), tepatnya Rp17.984/US$ pukul 10:57 WIB. 

Pergerakan rupiah di pasar luar negeri. (Bloomberg)

Mata Uang Kawasan


Kabar bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan sementara untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari ke depan membuat pasar global kembali optimis. Indeks dolar Amerika Serikat (AS) terhadap enam mata uang utama kemarin sempat melemah 0,19% ke 99,02. Begitu juga harga minyak jenis Brent yang mulai jinak ke posisi US$93,71 per barel pada 06:37 WIB. 

Meski begitu, pergerakan beberapa mata uang kawasan di pasar yang sudah buka masih beragam. Data Bloomberg pada 07:36 WIB menujukkan won Korea Selatan melemah 0,38%, disusul dolar Singapura dan yen Jepang 0,05% dan 0,04%, lalu yuan offshore 0,03%. Sebaliknya, hanya baht Thailand dan ringgit Malaysia menguat maisng-masing 0,37% dan 0,27%.