Logo Bloomberg Technoz

Definisi Nilai Tukar Rupiah & Faktor Penggeraknya

Redaksi
13 July 2026 13:30

Rupiah. dok: Bloomberg
Rupiah. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berdiam di level psikologis Rp18.000-an/US$ sejak sepekan terakhir. Pada perdagangan spot awal pekan ini, Senin (13/7/2026), rupiah melemah 0,11% ke level Rp18.075/US$.

Tak lama berselang, rupiah kembali melanjutkan pelemahan 0,19% ke posisi Rp18.089/US$ pada 09.02 WIB pagi ini. Secara teknikal, di tengah tekanan yang saling berkelindan, rupiah diperkirakan masih bergerak dengan bias melemah, menuju target pelemahan Rp18.100/US$ sampai dengan menembus Rp18.150/US$. 

Tim riset Bloomberg Technoz menjelaskan pelemahan yang terjadi di pasar valuta asing Asia dipicu oleh kembali meningkatnya ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah setelah AS dan Iran kembali saling melancarkan serangan. Hal ini mendorong investor memburu aset-aset safe haven.


Bagi Indonesia, dolar AS yang menguat menekan nilai tukar rupiah. Tak hanya itu, lonjakan harga minyak berpotensi memperbesar kebutuhan devisa untuk impor energi mengingat Indonesia masih berstatus sebagai net importir minyak. Terlebih, saat ini Indonesia juga masih terbebani oleh twin deficit yang terjadi pada neraca pembayaran dan fiskal. 

Definisi Rupiah