Logo Bloomberg Technoz

Piutang Macet Telkomsel Rp298 Miliar di Proyek Kereta Cepat

Nyoman Ary Wahyudi
21 May 2026 13:40

Presiden Prabowo Subianto menggunakan Whoosh dalam kunjungan kerja ke Jawa Barat (Dok. BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menggunakan Whoosh dalam kunjungan kerja ke Jawa Barat (Dok. BPMI Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Telekomunikasi Seluler atau Telkomsel berhadapan dengan piutang macet jumbo dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh

Audit Badan Pemerika Keuangan (BPK) belakangan mengungkap Telkomsel kesulitan menagih utang dari pengelola Whoosh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) lantaran terkendala arus kas. 

Menurut hitung-hitungan badan audit negara itu, piutang macet Telkomsel dari KCIC mencapai Rp298,7 miliar sampai akhir 2024. 


“PT KCIC mengalami kesulitan melakukan pembayaran kompensasi biaya penggunaan tahunan dan biaya jaringan pengganti kepada PT Telkomsel atas penggunaan frekuensi radio dengan total Rp298,7 miliar,” dikutip dari audit BPK, Kamis (21/5/2026). 

Hasil pemeriksaan BPK itu menjadi bagian dari audit atas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan tahun buku 2023 dan semester I-2024 pada induk Telkomsel, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).