Logo Bloomberg Technoz

Kemenkes Respons Permintaan Industri soal Label Nutri-Level

Dinda Decembria
23 April 2026 15:00

Kementerian Kesehatan (Kemenkes). (Dok. Kementerian Kesehatan)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes). (Dok. Kementerian Kesehatan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, merespons permintaan sejumlah pelaku industri kemasan yang mengusulkan perpanjangan waktu penerapan label gizi Nutri-Level.

Dante menegaskan bahwa kebijakan tersebut hingga saat ini belum bersifat wajib (mandatory) dan masih dalam tahap pembahasan bersama berbagai pihak, termasuk industri.

“Industri kan ikut. Itu kan belum wajib. Sampai saat ini, pembahasannya juga mengikutsertakan industri, tidak hanya otoritas kesehatan saja. Sejak dua tahun lalu kita sudah membahas ini bersama industri, termasuk perusahaan multinasional yang juga sudah menerapkan kebijakan serupa di beberapa negara dengan hasil yang baik,” ujar Dante di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (23/4).


Senada dengan itu, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa kebijakan ini saat ini masih berada dalam tahap awal penerapan yang bersifat sukarela.


“Dalam dua tahun ini sifatnya masih voluntary atau tahap edukasi sebelum nantinya diwajibkan. Proses penetapan kebijakan dan masa berlakunya juga sudah melalui public hearing dengan berbagai stakeholders, termasuk sektor industri,” ujar Aji kepada Bloomberg Technoz, Kamis (24/4).