Logo Bloomberg Technoz

China Tengah Bersiap Danai Pengembangan AI, Rogoh Rp5.293 Triliun

News
10 June 2026 14:35

Ilustrasi Bendera China dan upaya negara tersebut mendorong pengembangan startup bidang teknologi. Bloomberg
Ilustrasi Bendera China dan upaya negara tersebut mendorong pengembangan startup bidang teknologi. Bloomberg

Bloomberg, China bersiap mengucurkan dana sekitar 2 triliun yuan atau US$295 miliar (setara Rp5.293,77 triliun) selama lima tahun ke depan untuk membangun pusat data di seluruh negeri, guna mendukung ambisi Beijing dalam mendorong sektor AI domestik dan mengungguli AS dalam teknologi yang berpotensi mengubah lanskap industri. 

Lembaga-lembaga pemerintah utama termasuk Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) tengah menyusun blue print untuk mendirikan jaringan pusat komputasi yang saling terhubung di seluruh negeri, kata orang-orang yang mengetahui masalah ini. 

Perusahaan-perusahaan yang dimilik negara seperti China Mobile Ltd. dan China Telecom Corp. akan mengoperasikan sebagian besar pusat data dan memastikan semuanya terhubung, kata salah satu dari mereka. Ide ini adalah mengandalkan pemasok lokal termasuk Huawei Technologies Co. untuk setidaknya 80% teknologi seperti chip AI, yang secara efektif menyingkirkan Nvidia Corp. dan Advanced Micro Devices Inc., kata para sumber tersebut.


Rencana menyeluruh ini merupakan upaya paling agresif Beijing hingga saat ini untuk meletakkan fondasi bagi pengembangan AI China di masa depan.

Upaya ini mengingatkan pada berbagai langkah di masa lalu yang mengerahkan sumber daya untuk mendukung perusahaan-perusahaan unggulan nasional seperti Huawei, dengan tujuan menggantikan teknologi AS. Dan ini merupakan bagian penting dari program “Six Networks” yang diumumkan awal tahun ini, dimana mencakup pembangunan infrastruktur penting mulai dari air dan listrik hingga komputasi, kata salah satu sumber tersebut.