Logo Bloomberg Technoz

Catatan Buruh usai Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo

Sabrina Mulia Rhamadanty
10 June 2026 12:00

Buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (7/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (7/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) angkat bicara mengenai masuknya Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, ke dalam jajaran pemerintahan, khususnya sebagai penasihat Presiden Prabowo Subianto. 

Presiden ASPIRASI Mirah Sumirat menilai posisi baru ini sebagai peluang besar sekaligus tanggung jawab berat bagi Said untuk menjadi jembatan yang efektif antara pemerintah dan kaum buruh.

“Ketika seseorang sudah berada dalam posisi pemerintahan, maka mandat yang diemban bukan lagi mandat organisasi tertentu, melainkan mandat untuk memperjuangkan kepentingan seluruh pekerja Indonesia," ungkap Mirah saat dihubungi, Rabu (10/6/2026). 


ASPIRASI berharap Said Iqbal mampu menjadi penghubung bagi seluruh elemen gerakan buruh tanpa membeda-bedakan afiliasi serikat, sektor usaha, maupun status pekerja, sehingga tidak ada kelompok yang merasa ditinggalkan.

Adapun, mengenai kekhawatiran publik terkait potensi bias kepentingan antara kebutuhan pekerja dan penguasa, ASPIRASI menilai masuknya tokoh buruh ke pemerintahan bukanlah suatu kesalahan, asalkan integritas dan independensi tetap terjaga.