Jantung hingga Gagal Ginjal Jadi Penyakit Termahal BPJS pada 2026
Dinda Decembria
10 June 2026 07:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengungkapkan penyakit katastropik masih menjadi penyumbang terbesar beban pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Hingga April 2026, BPJS Kesehatan telah membayarkan klaim sebesar Rp17,39 triliun untuk tujuh kelompok penyakit katastropik dengan total 20,43 juta kasus layanan.
Berdasarkan paparan BPJS Kesehatan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, penyakit jantung menjadi penyumbang biaya terbesar. Hingga 30 April 2026, jumlah kasus penyakit jantung mencapai 10,13 juta kasus dengan nilai pembiayaan mencapai Rp6,06 triliun.
"Posisi kedua ditempati gagal ginjal dengan 4,43 juta kasus dan biaya pelayanan sebesar Rp4,67 triliun. Sementara kanker berada di posisi ketiga dengan 2,41 juta kasus yang menghabiskan anggaran Rp3,43 triliun," kata Prihati.
Penyakit stroke juga menjadi salah satu penyumbang beban pembiayaan terbesar BPJS Kesehatan. Hingga April 2026, terdapat 3,20 juta kasus stroke dengan total biaya mencapai Rp2,55 triliun.






























